Profile TNI (Tahitian Noni International)
Board of Directors

![]() |
Kerry Asay, President and CEO of Morinda Holdings, Inc. Kerry Asay serves as the President and Chief Executive Officer of Morinda Holdings, Inc. Before becoming one of the founders of Tahitian Noni International, Kerry served as Chairman of the Board and CEO of a multimillion-dollar corporation. |
![]() |
John Wadsworth, President of Tahitian Noni International, Vice President of Morinda Holdings, Inc. John Wadsworth was the first to envision the scope and power of noni. It was largely due to his tenacity, vision, and talent that a method was developed to harvest and process the Morinda citrifolia fruit. |
![]() |
Kelly OIsen, Vice President of Morinda Holdings, Inc. Kelly Olsen has been involved in the network marketing business for over 27 years. Kelly is the vision behind TNI’s worldwide marketing strategy and establishment of the Tahitian Noni brand. |
![]() |
Kim Asay, Vice President of Morinda Holdings, Inc. Before joining Morinda, Kim had a tremendous impact as Vice President of Sales at another multimillion-dollar corporation. With a degree in economics, Kim has a great mind for business. |
![]() |
Stephen Story, Vice President of Morinda Holdings, Inc. Stephen Story has developed over 1,000 different products. He is a pioneer in areas such as dietary fiber supplements, sports nutrition, milk substitutes, nutritious gourmet foods, and many other food products. |
Executive Committee |
|
![]() |
Robert Johnson, Executive Vice President Robert Johnson brings many years of executive management and leadership experience to TNI, both in direct selling and other high-growth industries. |
![]() |
Jeff Wasden, Vice President of Global Marketing Jeff Wasden comes to TNI with rich corporate and industry experience, having already served as Vice President for an industry leader as well as managing numerous brands for large corporations. |
![]() |
Charlie Smith, Vice President of Operations Charlie Smith’s experience running worldwide operations in over 20 different countries makes him the perfect person to oversee TNI’s domestic and international supply chain, manufacturing operations, and global logistics. |
![]() |
Randall N. Smith, Chief Financial Officer Randall Smith is a seasoned financial and business leader. He has proven success in operations management, strategic planning, financial and tax planning, treasury, acquisitions, and operations and expansion in foreign markets. |
![]() |
Richard Rife, General Counsel Richard’s impressive law career includes positions as an international lawyer, clerk for the Nevada Supreme Court, lawyer in Salt Lake City, V.P and deputy general counsel at Novell, and now general counsel for TNI. |
Sejarah TNI
Tahitian Noni International didedikasikan untuk memperbaiki kehidupan
pelanggannya dengan menghasilkan produk-produk paling inovatif dengan
kualitas yang tinggi dari bahan dasar noni.
Tahitian Noni International membuka pintu bisnis dalam bulan Juli
1996 dengan produk tunggal—TAHITIAN NONI® Juice. Tahitian Noni
International mengetahui banyak manfaat kesehatan dari noni, tapi tidak
satupun yang dapat menyainginya untuk ledakan pertumbuhan dari
penirunya.
Keffektivan produk-produk Tahitian Noni telah membawa ke arah
pengembangan dan pertumbuhan. Penjualan tahun pertamanya mencapai lebih
dari $6 juta, dan dalam jangka kurang dari 10 tahun, penjualan pertahun
melebihi $500 juta. Sekarang Tahitian Noni International mengembangkan
bisnisnya di lebih dari 70 negara.
Tahitian Noni International telah mengadopsi keberadaan Tahiti
sebagai miliknya dan melakukan apapun untuk menjaga kemurnian dari tanah
dan orang-orangnnya. Orang-orang Tahiti merupakan partner penuh dalam
menyebarkan manfaat noni ke seluruh dunia, dan ekonominya meningkat
dengan bagusnya dari pekerjaan dan pertumbuhan buah noni yang
diproduksi.
Inilah sejarah perkembangan Tahitian Noni International sampai sekarang:
2010 Perusahaan meluncurkan New Logo, New Product,
New Website Gononi.com pada acara International leadership 2010 di
Anaheim, California.
2009 Perusahaan memperkenalkan Success Program
sebagai tambahan bonus diluar Payout 53%, yaitu memberikan Cash and Car
Bonus kepada IPC
2008
Perusahaan memperkenalkan dua brand baru dalam sistem pengembangan bisnis: Fearless Income Building dan Income Escalator. Respon terhadap dua sistem ini sangat fenomenal.
Sistem Fearless Income Building membantu untuk menghilangkan
ketakutan dan resiko dalam memulai bisnis. Garis besar program
menyatakan secara jelas apa yang harus dilakukan IPC baru untuk dapat
memperoleh kembali investasi awal. Sekali terpenuhi, Sistem Fearless
Income Building akan membantu IPC baru mulai membangun bisnis untuk
jangka panjang dan memperoleh kemakmuran.
Sistem Income Escalator
merupakan sistem pertama yang ada dalam hal kebaikannya. Sangat
sempurna untuk pendatang baru dalam industri networking, Income
Escalator memungkinkan seorang individu untuk membangun dan memperoleh
keuntungan dari perusahaan berdasarkan penjualan dari produk
promo-kesehatan tunggal. Hal ini merupakan companion sempurna terhadap
rencanan konpensasi TNI yang telah ada.
2007
TNI mengelar sampai 8,000 Independent Product Consultants di MGM Grand
di Las Vegas untuk memperkenalkan produk baru HIRO™. Berdasarkan
kebaikkan dari buah noni, HIRO menyuguhkan dalam tiga varietas manfaat: Energy, Mobility, dan Vitality.
HIRO muncul dalam berita di seluruh Amerika, dan dalam tiga minggu,
lebih dari satu juta kaleng terjual. Sebagai produk yang meramabah
dunia, jutaan lebih kaleng terus mengalir melalui ledakan bisnis IPC dan
anak perusahaan. Pasar dunia memperlihatkan catatan terimakasih dengan
keberadaan HIRO ini.
Perusahaan juga memperkenalkan program TNI Advantage, yang
memungkinakan IPC-IPC untuk membeli HIRO dalam kuantitas yang besar
dengan harga diskon.
2006
6,000 distributor dari seluruh dunia memenuhi Universal Studios Hollywood untuk merayakan ulang tahun perusahaan yang kesepuluh.
Setelah sepuluh tahun, momentum tidak pernah lebih kuat: Lebih dari
50 produk TAHITIAN NONI baru muncul untuk memperkenalkan manfaat noni ke
seluruh dunia.
2005
Lifestyle Centers baru dibuka di Amerika dan beberapa negara di dunia,
memberikan kesempatan ke khalayak umum sutau tempat unutuk mendapatkan
pengalaman dengan produk-produk Tahitian Noni. Tahitian Noni Cafés™
berekspansi ke Provo, Dallas, dan Atlanta, U.S.A.; Sao Paulo, Brazil;
dan Nagoya, Fukuoka, dan Tokyo, Japan. 100 cafés akan dibuka sampai
tahun 2010.
Tahitian Noni menarik perhatian berita baik nasional maupun
internasional. Atlet, ilmuwan dan ahli-ahli industri lain mulai
menghargai produk-produk Tahitian Noni.
Memperkenalkan sweepstakes $3 juta dengan cash prizes dari $10 s.d. $10,000 dan grand prize $250,000.
Perusahaan membuka fasilitas baru pemrosesan di Tahiti.
2004
Sepuluh dari produk baru diperkenalkan, dimana kesemuanya berasal dari elemen kunci dari tananman noni: buah, daun, dan biji.
Pemerintah French Polynesia memberikan penghargaan ke TNI untuk
kontribusinya dalam menumbuhkan perekonomian nasional dan semua dampak
positifnya..Perusahaan juga menerima penghargaan ‘Corporation with
Social Responsibility’ dari U.N.-sanctioned International Council of
Caring Communities (ICCC).
TAHITIAN NONI™ Equine Essentials™ lahir. Suoplemen equine liquid dari
noni yang pertama ada membantu semua jenis kuda untuk mencapai
kesehatan yang optimal dan penuh potensi.
TNI memperkenalkan program traning distributor yang revolusioner,
dikenal the Success Path, membawa kenaikan yang dramatis dalam
distributor dan penjualan.
Perusahaan menciptakan Origins and Destiny, suatu film epic yang mendokumentasikan sejarah penelusuran tanaman noni.
Penjualan kumulatif mencapai $2 milyar, dengan lebih dari $1 milyar telah dibayarkan untuk komisi kumulatif para distributor.
Tahitian Noni Café™ pertama dibuka di Tokyo, Jepang, dengan meletakan
landasan pekerjaan untuk seluruh Bab dalam cerita Tahitian Noni.
Perusahaan memperkenalkan Tahiti Trim Plan 40®, program manajemen
berat badan pertama yang secara eksklusif ditujukan untuk wanita lebih
dari 40 tahun.
2002
Griffin Hill, suati Firma riset marketing independen, mempublikasikan
suatu studi yang menyatakan bahwa “Tahitian Noni International merupakan
satu dari perusahaan swasta dengan pertumbuhan tercepat di Amerika, dan
kurang dari 10 perusahaan swasta dengan sejarah di dunia yang dapat
menyamai Tahitian Noni International dalam enam tahun pertama
pertumbuhannya”
Tahitian Noni International ranking #26 dalam daftar Inc. Magazine
untuk 500 perusahaan swasta dengan pertumbuhan tercepat di Amerikafa.
Kantor pusat baru perusahaan dengan luas 150,000-square foot dibuka di
Provo, Utah.
2000
Pendiri Tahitian Noni International melakukan pertemuan dengan
pemerintahan French Polynesia untuk menandatangani perjanjian khusus
yang akan membawa negara tersebut ke dalam investasi yang signifikan dan
pekerjaan baru.
1999
Perusahaan mencapai suatu milestone baru: $30 juta dalam penjualan
sebulan; puncak dari total penjualan tahunan sebesar $300 juta. Ledakan
pertumbuhan internasional terus berlanjut sebagai TAHITIAN NONI® Juice
samape ke Jepang, Mexico dan Hong Kong.
1997
Tahitian Noni International mengirim $33 juta penjualan dalam tahun pertama dalam bisnis. Perluasan International dimulai.
1996
Dengan suatu kombinasi keahlian ilmu makanan, pengalaman industri,
bisnis dan marketing, pendirian perusahaan telah meletakan suatu ciptaan
dari penjelajahan baru yang revolusioner: Tahitian Noni International.
Setelah datang dari penelitian Dr. Heinicke, ilmuwan makanan John
Wadsworth melakukan perjalanan ke Tahiti dan mengkonfirmasi keberadan
sumber noni yang sesuai secara komersial. Dia mewawancarai dengan
penduduk asli dan pegwai pemerintahan. serta pencarian kepustakaan untuk
dokumen-dokumen sejarah. Dia menemukan bahwa klaim tersebut adalah
benar—semua penelitian menunjukkan bahwa noni memiliki properti yang
mengagumkan.
1955
Sementara melakukan penelitian terhadap tanaman nenas, Dr. Ralph
Heinicke menemukan properti yang bermanfaat dari tanaman noni.
Penelitiannya yang akan membawa dalam penemuan untuk banyak industri,
yang akan meningkatakan tarap hidup jutaan orang.
1769
Kapten James Cook dan anggotanya menemukan kepulauan Tahiti dan membuat
catatan tentang penggunaan noni secara luas oleh penduduk setempat.
500 BC – 200 AD
Buah Noni tumbuh liar dan menjadi pilar masyarakat Polynesia. Semua
bagian tanaman noni digunakan—buah, daun, biji dan kulit. Tanaman noni
menghampar ke penjuru Pacific.
4000 – 2000 BC
Lebih dari dua ribu tahun yang lalau, penduduk Polynesia meninggalkan
Asia tenggara dalam pencarian wawasan baru melalui laut. Sebagai
tambahan terhadap keluarganya, eksplorasi ini membawa suatu tanaman
sakral yang diperlukan untuk bertahan hidup—kelapa, pandan, talas, dan
noni, yang dihargai sebagai rahasia kesehatan. Tanaman-tanaman ini
kemudian ditanam di kepulauan vukanik Tahiti. Dimana dengan tanah yang
subur dan udara bersih, tanman noni tumbuh. Tulisan-tulisan Ayurvedic
yang sangat tua menyebut noni Ashyuka, sebagai rahasia “umur panjang”.
Tulisantulisan itu menjelaskan bahwa noni menjadi penyeimbang tubuh,
menstabilkannya dalam harmoni yang sempurna.









